slot77smm panel murahKencang77 Heylinkhttps://www.zeverix.comsmm murahsmm indonesiakencang77slot onlineslot gacor hari inikencang77smm panel termurahsmm panel terbaikreseller smm panelsmm panel indonesiaKENCANG77kencang77kencang77 daftarkencang77 loginSlot gacorJournal Digital 001Journal Digital 002Journal Digital 003Journal Digital 004Journal Digital 005Journal Digital 006Journal Digital 007Journal Digital 008Journal Digital 009Journal Digital 010Journal Digital 011Journal Digital 012Journal Digital 013Journal Digital 014Journal Digital 015Journal Digital 016Journal Digital 017Journal Digital 018Journal Digital 019Journal Digital 020LP3I Journal 0001LP3I Journal 0002LP3I Journal 0003LP3I Journal 0004LP3I Journal 0005LP3I Journal 0006LP3I Journal 0007LP3I Journal 0008LP3I Journal 0009LP3I Journal 0010LP3I Journal 0011LP3I Journal 0012LP3I Journal 0013LP3I Journal 0014LP3I Journal 0015LP3I Journal 0016LP3I Journal 0017LP3I Journal 0018LP3I Journal 0019LP3I Journal 0020Dialektis News 001Dialektis News 002Dialektis News 003Dialektis News 004Dialektis News 005Dialektis News 006Dialektis News 007Dialektis News 008Dialektis News 009Dialektis News 010Dialektis News 011Dialektis News 012Dialektis News 013Dialektis News 014Dialektis News 015Dialektis News 016Dialektis News 017Dialektis News 018Dialektis News 019Dialektis News 020Borneo News 89001Borneo News 89002Borneo News 89003Borneo News 89004Borneo News 89005Borneo News 89006Borneo News 89007Borneo News 89008Borneo News 89009Borneo News 89010Borneo News 89011Borneo News 89012Borneo News 89013Borneo News 89014Borneo News 89015Borneo News 89016Borneo News 89017Borneo News 89018Borneo News 89019Borneo News 89020

Blog

  • Polda Metro Jaya Kerahkan 2.511 Personel untuk Melayani Kegiatan Reuni Akbar 212

    Polda Metro Jaya Kerahkan 2.511 Personel untuk Melayani Kegiatan Reuni Akbar 212

    Jakarta – Polda Metro Jaya menurunkan 2.511 personel gabungan untuk memberikan pelayanan dan pengamanan pada kegiatan Reuni Akbar 212 yang digelar Selasa (2/12/2025) sore hingga malam.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan personel tersebut terdiri dari 2.132 personel Polri, 100 personel TNI, dan 279 personel Pemda DKI.

    “Kami akan memberikan pelayanan dalam hal pengamanan sehingga pelaksanaan Reuni Akbar 212 dapat berjalan aman dan tertib. Polda Metro Jaya hadir untuk memastikan kegiatan berlangsung lancar. Kami mengimbau seluruh peserta maupun masyarakat sekitar agar saling menghormati, termasuk para pengguna jalan,” ujar Budi.

    Terkait rekayasa lalu lintas, Budi menjelaskan bahwa pengalihan arus akan diberlakukan secara situasional mulai pukul 17.00 WIB hingga kegiatan selesai. Sejumlah ruas jalan di kawasan Monas, Patung Kuda, hingga Thamrin berpotensi terdampak, termasuk Jl Medan Merdeka Barat, Selatan, Timur, dan Utara; Jl Veteran I–III; Jl Majapahit sisi timur; Jl Perwira; Jl Budi Kemuliaan arah Patung Kuda; Jl MH Thamrin dari Simpang Patung Kuda hingga Simpang Kebon Sirih; serta Jl Medan Merdeka Selatan dari arah Tugu Tani atau Kedubes AS.

    “Kami mengimbau masyarakat yang melintas agar merencanakan rute alternatif dan mematuhi arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama,” tutupnya.

  • Polda Metro Jaya Kerahkan 2.511 Personel untuk Melayani Kegiatan Reuni Akbar 212

    Polda Metro Jaya Kerahkan 2.511 Personel untuk Melayani Kegiatan Reuni Akbar 212

    Jakarta – Polda Metro Jaya menurunkan 2.511 personel gabungan untuk memberikan pelayanan dan pengamanan pada kegiatan Reuni Akbar 212 yang digelar Selasa (2/12/2025) sore hingga malam.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan personel tersebut terdiri dari 2.132 personel Polri, 100 personel TNI, dan 279 personel Pemda DKI.

    “Kami akan memberikan pelayanan dalam hal pengamanan sehingga pelaksanaan Reuni Akbar 212 dapat berjalan aman dan tertib. Polda Metro Jaya hadir untuk memastikan kegiatan berlangsung lancar. Kami mengimbau seluruh peserta maupun masyarakat sekitar agar saling menghormati, termasuk para pengguna jalan,” ujar Budi.

    Terkait rekayasa lalu lintas, Budi menjelaskan bahwa pengalihan arus akan diberlakukan secara situasional mulai pukul 17.00 WIB hingga kegiatan selesai. Sejumlah ruas jalan di kawasan Monas, Patung Kuda, hingga Thamrin berpotensi terdampak, termasuk Jl Medan Merdeka Barat, Selatan, Timur, dan Utara; Jl Veteran I–III; Jl Majapahit sisi timur; Jl Perwira; Jl Budi Kemuliaan arah Patung Kuda; Jl MH Thamrin dari Simpang Patung Kuda hingga Simpang Kebon Sirih; serta Jl Medan Merdeka Selatan dari arah Tugu Tani atau Kedubes AS.

    “Kami mengimbau masyarakat yang melintas agar merencanakan rute alternatif dan mematuhi arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama,” tutupnya.

  • Polda Metro Jaya Kerahkan 2.511 Personel untuk Melayani Kegiatan Reuni Akbar 212

    Polda Metro Jaya Kerahkan 2.511 Personel untuk Melayani Kegiatan Reuni Akbar 212

    Polda Metro Jaya Kerahkan 2.511 Personel untuk Melayani Kegiatan Reuni Akbar 212

    Jakarta – Polda Metro Jaya menurunkan 2.511 personel gabungan untuk memberikan pelayanan dan pengamanan pada kegiatan Reuni Akbar 212 yang digelar Selasa (2/12/2025) sore hingga malam.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan personel tersebut terdiri dari 2.132 personel Polri, 100 personel TNI, dan 279 personel Pemda DKI.

    “Kami akan memberikan pelayanan dalam hal pengamanan sehingga pelaksanaan Reuni Akbar 212 dapat berjalan aman dan tertib. Polda Metro Jaya hadir untuk memastikan kegiatan berlangsung lancar. Kami mengimbau seluruh peserta maupun masyarakat sekitar agar saling menghormati, termasuk para pengguna jalan,” ujar Budi.

    Terkait rekayasa lalu lintas, Budi menjelaskan bahwa pengalihan arus akan diberlakukan secara situasional mulai pukul 17.00 WIB hingga kegiatan selesai. Sejumlah ruas jalan di kawasan Monas, Patung Kuda, hingga Thamrin berpotensi terdampak, termasuk Jl Medan Merdeka Barat, Selatan, Timur, dan Utara; Jl Veteran I–III; Jl Majapahit sisi timur; Jl Perwira; Jl Budi Kemuliaan arah Patung Kuda; Jl MH Thamrin dari Simpang Patung Kuda hingga Simpang Kebon Sirih; serta Jl Medan Merdeka Selatan dari arah Tugu Tani atau Kedubes AS.

    “Kami mengimbau masyarakat yang melintas agar merencanakan rute alternatif dan mematuhi arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama,” tutupnya.

  • Polri Siagakan Tim K9 untuk Pencarian Korban Bencana di Sumatera

    Polri Siagakan Tim K9 untuk Pencarian Korban Bencana di Sumatera

    Polri menyiapkan pasukan untuk penanganan bencana di Sumatera. (Foto: dok. Polri)
    Jakarta – Polri menyiagakan Tim K9 untuk mendukung proses pencarian korban hilang di wilayah bencana Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Kesiapan tersebut merupakan komitmen Polri dalam penanganan bencana di Sumatera.
    Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko memberikan paparan mengenai unsur-unsur Polri yang diterjunkan. Ia menyebut Polri mengerahkan berbagai satuan, termasuk unsur Poludara, Ditpolair Korpolairud, Baharkam, K9, Logistik, Forensik, dan DVI.

    Ia menegaskan pengerahan Tim K9 akan disesuaikan dengan permintaan daerah dan perkembangan informasi di lapangan. Tim K9 Polri akan membantu proses pencarian di kawasan terdampak banjir, longsor, maupun wilayah yang mengalami kerusakan parah akibat bencana.

    “Keterlibatan K9 SAR, yaitu Tim K9, disiagakan untuk pencarian korban hilang sesuai permintaan dan perkembangan informasi di lapangan,” jelas Trunoyudo, Sabtu (29/11/2025).

    Selain Tim K9, Polri mengoperasikan dukungan udara melalui pesawat dan helikopter Ditpoludara Baharkam, dukungan laut melalui kapal-kapal Polairud, serta dukungan logistik dan dapur lapangan di 22 polda.

    Sebelumnya, Polri telah berjanji untuk mengerahkan seluruh satuan dalam penanganan bencana di wilayah utara Pulau Sumatera tersebut.

    “Polri menyampaikan dukacita yang mendalam atas bencana yang terjadi dan memastikan seluruh unsur Polri hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terdampak,” ujar Trunoyudo.

    Trunoyudo menyampaikan Polri akan mengirimkan bantuan logistik kepada daerah terdampak. Proses distribusi akan menggunakan jalur udara dengan helikopter milik Polri.

    “Hari ini, penerbangan bantuan logistik melalui dukungan udara Poludara Baharkam Polri diberangkatkan menuju Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh,” katanya.

    Karo Penmas memerinci kekuatan personel yang diturunkan dalam penanganan bencana. Ada sebanyak 97.924 personel yang dikerahkan.

    “Kekuatan personel Polri yang telah tergelar antara lain Polda Sumut sebanyak 1.754 personel, Polda Sumbar 2.743 personel, dan total personel Polda seluruh Indonesia yang siap digerakkan sebanyak 97.924 personel,” ujarnya.

  • Polri Siagakan Tim K9 untuk Pencarian Korban Bencana di Sumatera

    Polri Siagakan Tim K9 untuk Pencarian Korban Bencana di Sumatera

    Polri menyiapkan pasukan untuk penanganan bencana di Sumatera. (Foto: dok. Polri)
    Jakarta – Polri menyiagakan Tim K9 untuk mendukung proses pencarian korban hilang di wilayah bencana Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Kesiapan tersebut merupakan komitmen Polri dalam penanganan bencana di Sumatera.
    Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko memberikan paparan mengenai unsur-unsur Polri yang diterjunkan. Ia menyebut Polri mengerahkan berbagai satuan, termasuk unsur Poludara, Ditpolair Korpolairud, Baharkam, K9, Logistik, Forensik, dan DVI.

    Ia menegaskan pengerahan Tim K9 akan disesuaikan dengan permintaan daerah dan perkembangan informasi di lapangan. Tim K9 Polri akan membantu proses pencarian di kawasan terdampak banjir, longsor, maupun wilayah yang mengalami kerusakan parah akibat bencana.

    “Keterlibatan K9 SAR, yaitu Tim K9, disiagakan untuk pencarian korban hilang sesuai permintaan dan perkembangan informasi di lapangan,” jelas Trunoyudo, Sabtu (29/11/2025).

    Selain Tim K9, Polri mengoperasikan dukungan udara melalui pesawat dan helikopter Ditpoludara Baharkam, dukungan laut melalui kapal-kapal Polairud, serta dukungan logistik dan dapur lapangan di 22 polda.

    Sebelumnya, Polri telah berjanji untuk mengerahkan seluruh satuan dalam penanganan bencana di wilayah utara Pulau Sumatera tersebut.

    “Polri menyampaikan dukacita yang mendalam atas bencana yang terjadi dan memastikan seluruh unsur Polri hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terdampak,” ujar Trunoyudo.

    Trunoyudo menyampaikan Polri akan mengirimkan bantuan logistik kepada daerah terdampak. Proses distribusi akan menggunakan jalur udara dengan helikopter milik Polri.

    “Hari ini, penerbangan bantuan logistik melalui dukungan udara Poludara Baharkam Polri diberangkatkan menuju Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh,” katanya.

    Karo Penmas memerinci kekuatan personel yang diturunkan dalam penanganan bencana. Ada sebanyak 97.924 personel yang dikerahkan.

    “Kekuatan personel Polri yang telah tergelar antara lain Polda Sumut sebanyak 1.754 personel, Polda Sumbar 2.743 personel, dan total personel Polda seluruh Indonesia yang siap digerakkan sebanyak 97.924 personel,” ujarnya.

  • Polri Siagakan Tim K9 untuk Pencarian Korban Bencana di Sumatera

    Polri Siagakan Tim K9 untuk Pencarian Korban Bencana di Sumatera

    Polri menyiapkan pasukan untuk penanganan bencana di Sumatera. (Foto: dok. Polri)
    Jakarta – Polri menyiagakan Tim K9 untuk mendukung proses pencarian korban hilang di wilayah bencana Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Kesiapan tersebut merupakan komitmen Polri dalam penanganan bencana di Sumatera.
    Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko memberikan paparan mengenai unsur-unsur Polri yang diterjunkan. Ia menyebut Polri mengerahkan berbagai satuan, termasuk unsur Poludara, Ditpolair Korpolairud, Baharkam, K9, Logistik, Forensik, dan DVI.

    Ia menegaskan pengerahan Tim K9 akan disesuaikan dengan permintaan daerah dan perkembangan informasi di lapangan. Tim K9 Polri akan membantu proses pencarian di kawasan terdampak banjir, longsor, maupun wilayah yang mengalami kerusakan parah akibat bencana.

    “Keterlibatan K9 SAR, yaitu Tim K9, disiagakan untuk pencarian korban hilang sesuai permintaan dan perkembangan informasi di lapangan,” jelas Trunoyudo, Sabtu (29/11/2025).

    Selain Tim K9, Polri mengoperasikan dukungan udara melalui pesawat dan helikopter Ditpoludara Baharkam, dukungan laut melalui kapal-kapal Polairud, serta dukungan logistik dan dapur lapangan di 22 polda.

    Sebelumnya, Polri telah berjanji untuk mengerahkan seluruh satuan dalam penanganan bencana di wilayah utara Pulau Sumatera tersebut.

    “Polri menyampaikan dukacita yang mendalam atas bencana yang terjadi dan memastikan seluruh unsur Polri hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terdampak,” ujar Trunoyudo.

    Trunoyudo menyampaikan Polri akan mengirimkan bantuan logistik kepada daerah terdampak. Proses distribusi akan menggunakan jalur udara dengan helikopter milik Polri.

    “Hari ini, penerbangan bantuan logistik melalui dukungan udara Poludara Baharkam Polri diberangkatkan menuju Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh,” katanya.

    Karo Penmas memerinci kekuatan personel yang diturunkan dalam penanganan bencana. Ada sebanyak 97.924 personel yang dikerahkan.

    “Kekuatan personel Polri yang telah tergelar antara lain Polda Sumut sebanyak 1.754 personel, Polda Sumbar 2.743 personel, dan total personel Polda seluruh Indonesia yang siap digerakkan sebanyak 97.924 personel,” ujarnya.

  • Polri Siapkan 28 Dapur Lapangan untuk Korban Bencana di Sumatera

    Polri Siapkan 28 Dapur Lapangan untuk Korban Bencana di Sumatera

    Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko (Foto: dok. Polri)
    Jakarta – Polri menyiapkan sebanyak 28 dapur lapangan untuk memenuhi kebutuhan korban bencana di Sumatera Barat (Sumbar), Sumatera Utara (Sumut), dan Aceh. Menurut Polri, dapur lapangan merupakan unsur penting dalam penanganan bencana.
    “Dapur lapangan saat ini tersedia di 22 polda dengan total 28 dapur lapangan yang siap menyediakan makanan cepat saji untuk pengungsi,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, Sabtu (29/11/2025).

    Dapur lapangan tersebut akan mendukung distribusi makanan siap santap bagi warga yang rumahnya terdampak banjir, longsor, maupun kerusakan infrastruktur.

    Sementara itu, Polri juga mengirim bantuan logistik untuk tiga wilayah terdampak. Selain kebutuhan makanan, bantuan juga berupa kebutuhan ibu dan anak, obat-obatan, tenda, perahu karet, pelampung, kasur lipat, hingga mesin senso untuk penyingkiran material longsor di wilayah Sumbar.

    Polri pun berjanji untuk mengerahkan seluruh satuan dalam penanganan bencana di utara Pulau Sumatera tersebut.

    “Polri menyampaikan dukacita yang mendalam atas bencana yang terjadi dan memastikan seluruh unsur Polri hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terdampak,” ujar Trunoyudo Wisnu Andiko.

    Trunoyudo menyampaikan Polri akan mengirimkan bantuan logistik kepada daerah terdampak. Proses distribusi akan menggunakan jalur udara dengan helikopter milik Polri.

    Baca juga:
    Polri Kerahkan Seluruh Satuan Distribusikan Bantuan Bencana di Sumatera
    “Hari ini, penerbangan bantuan logistik melalui dukungan udara Poludara Baharkam Polri diberangkatkan menuju Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh,” katanya.

    Karo Penmas merinci kekuatan personel yang diturunkan dalam penanganan bencana. Ada sebanyak 97.924 personel yang dikerahkan.

    “Kekuatan personel Polri yang telah tergelar antara lain Polda Sumut sebanyak 1.754 personel, Polda Sumbar 2.743 personel, dan total personel Polda seluruh Indonesia yang siap digerakkan sebanyak 97.924 personel,” ujarnya.

  • Polri Siapkan 28 Dapur Lapangan untuk Korban Bencana di Sumatera

    Polri Siapkan 28 Dapur Lapangan untuk Korban Bencana di Sumatera

    Polri Siapkan 28 Dapur Lapangan untuk Korban Bencana di Sumatera

    Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko (Foto: dok. Polri)
    Jakarta – Polri menyiapkan sebanyak 28 dapur lapangan untuk memenuhi kebutuhan korban bencana di Sumatera Barat (Sumbar), Sumatera Utara (Sumut), dan Aceh. Menurut Polri, dapur lapangan merupakan unsur penting dalam penanganan bencana.
    “Dapur lapangan saat ini tersedia di 22 polda dengan total 28 dapur lapangan yang siap menyediakan makanan cepat saji untuk pengungsi,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, Sabtu (29/11/2025).

    Dapur lapangan tersebut akan mendukung distribusi makanan siap santap bagi warga yang rumahnya terdampak banjir, longsor, maupun kerusakan infrastruktur.

    Sementara itu, Polri juga mengirim bantuan logistik untuk tiga wilayah terdampak. Selain kebutuhan makanan, bantuan juga berupa kebutuhan ibu dan anak, obat-obatan, tenda, perahu karet, pelampung, kasur lipat, hingga mesin senso untuk penyingkiran material longsor di wilayah Sumbar.

    Polri pun berjanji untuk mengerahkan seluruh satuan dalam penanganan bencana di utara Pulau Sumatera tersebut.

    “Polri menyampaikan dukacita yang mendalam atas bencana yang terjadi dan memastikan seluruh unsur Polri hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terdampak,” ujar Trunoyudo Wisnu Andiko.

    Trunoyudo menyampaikan Polri akan mengirimkan bantuan logistik kepada daerah terdampak. Proses distribusi akan menggunakan jalur udara dengan helikopter milik Polri.

    Baca juga:
    Polri Kerahkan Seluruh Satuan Distribusikan Bantuan Bencana di Sumatera
    “Hari ini, penerbangan bantuan logistik melalui dukungan udara Poludara Baharkam Polri diberangkatkan menuju Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh,” katanya.

    Karo Penmas merinci kekuatan personel yang diturunkan dalam penanganan bencana. Ada sebanyak 97.924 personel yang dikerahkan.

    “Kekuatan personel Polri yang telah tergelar antara lain Polda Sumut sebanyak 1.754 personel, Polda Sumbar 2.743 personel, dan total personel Polda seluruh Indonesia yang siap digerakkan sebanyak 97.924 personel,” ujarnya.

  • Polri Siapkan 28 Dapur Lapangan untuk Korban Bencana di Sumatera

    Polri Siapkan 28 Dapur Lapangan untuk Korban Bencana di Sumatera

    Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko (Foto: dok. Polri)
    Jakarta – Polri menyiapkan sebanyak 28 dapur lapangan untuk memenuhi kebutuhan korban bencana di Sumatera Barat (Sumbar), Sumatera Utara (Sumut), dan Aceh. Menurut Polri, dapur lapangan merupakan unsur penting dalam penanganan bencana.
    “Dapur lapangan saat ini tersedia di 22 polda dengan total 28 dapur lapangan yang siap menyediakan makanan cepat saji untuk pengungsi,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, Sabtu (29/11/2025).

    Dapur lapangan tersebut akan mendukung distribusi makanan siap santap bagi warga yang rumahnya terdampak banjir, longsor, maupun kerusakan infrastruktur.

    Sementara itu, Polri juga mengirim bantuan logistik untuk tiga wilayah terdampak. Selain kebutuhan makanan, bantuan juga berupa kebutuhan ibu dan anak, obat-obatan, tenda, perahu karet, pelampung, kasur lipat, hingga mesin senso untuk penyingkiran material longsor di wilayah Sumbar.

    Polri pun berjanji untuk mengerahkan seluruh satuan dalam penanganan bencana di utara Pulau Sumatera tersebut.

    “Polri menyampaikan dukacita yang mendalam atas bencana yang terjadi dan memastikan seluruh unsur Polri hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terdampak,” ujar Trunoyudo Wisnu Andiko.

    Trunoyudo menyampaikan Polri akan mengirimkan bantuan logistik kepada daerah terdampak. Proses distribusi akan menggunakan jalur udara dengan helikopter milik Polri.

    Baca juga:
    Polri Kerahkan Seluruh Satuan Distribusikan Bantuan Bencana di Sumatera
    “Hari ini, penerbangan bantuan logistik melalui dukungan udara Poludara Baharkam Polri diberangkatkan menuju Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh,” katanya.

    Karo Penmas merinci kekuatan personel yang diturunkan dalam penanganan bencana. Ada sebanyak 97.924 personel yang dikerahkan.

    “Kekuatan personel Polri yang telah tergelar antara lain Polda Sumut sebanyak 1.754 personel, Polda Sumbar 2.743 personel, dan total personel Polda seluruh Indonesia yang siap digerakkan sebanyak 97.924 personel,” ujarnya.

  • Ikrar Ksatria Bhayangkara Menggema di Malam Renungan Apel Kasatwil 2025

    Ikrar Ksatria Bhayangkara Menggema di Malam Renungan Apel Kasatwil 2025

    Ikrar Ksatria Bhayangkara Menggema di Malam Renungan Apel Kasatwil 2025

    Kalimat suci itu menggema lantang, memecah kesunyian malam yang diselimuti kabut tipis dan diterangi ribuan obor yang berkobar hangat. Setiap nyala api memantulkan cahaya ke wajah para peserta, menciptakan panorama yang khidmat dan menggetarkan hati. Di tengah atmosfer yang hening namun penuh makna itu, semangat pengabdian seolah menyatu dengan udara malam di Mako Satuan Latihan Korbrimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

    Pada malam yang bersejarah itu, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., memimpin langsung Renungan Nilai-Nilai Ksatria Bhayangkara, sebuah prosesi sakral yang menjadi rangkaian utama Apel Kasatwil 2025. Bukan sekadar acara seremonial, renungan ini adalah momentum memperbarui komitmen, meneguhkan integritas, dan menyatukan langkah seluruh jajaran Polri menuju masa depan institusi yang lebih profesional, modern, dan humanis.

    Hadir dalam prosesi tersebut para Pejabat Utama Mabes Polri, para Kapolda, Karo Ops, serta Kapolres dari seluruh Indonesia. Dalam balutan suasana malam, barisan mereka tampak kokoh, memancarkan tekad untuk terus memperkuat kepercayaan publik melalui perubahan yang nyata dan berkelanjutan.

    Ketika seluruh peserta menundukkan kepala, suasana hening total. Tidak ada suara selain desir angin dan gemerik obor yang terbakar perlahan. Dalam keheningan itulah, nilai-nilai luhur Bhayangkara kembali diingatkan—bahwa tugas utama seorang polisi bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjaga hati masyarakat.

    Pada puncak acara, Kapolri memimpin pembacaan Ikrar Ksatria Bhayangkara. Dengan suara tegas dan penuh wibawa, ia mengucapkan janji moral: membangun Polri yang melindungi, melayani, mengayomi, serta menjadi institusi yang dicintai dan dipercaya seluruh rakyat Indonesia. Ikrar itu bukan hanya dihafalkan, tetapi dipatri, menjadi kompas moral bagi setiap insan Bhayangkara dalam menjalankan tugasnya.

    Renungan malam tersebut menjadi simbol perjalanan panjang menuju Polri yang semakin presisi, yang berorientasi pada pelayanan publik, transparansi, dan dekat dengan masyarakat. Melalui prosesi sakral ini, seluruh jajaran Polri diteguhkan kembali bahwa pengabdian mereka adalah ibadah, dan kepercayaan publik adalah amanah yang harus dijaga dengan segenap jiwa raga.