slot77smm panel murahKencang77 Heylinkhttps://www.zeverix.comsmm murahsmm indonesiaslot gacorslot onlineslot gacor hari inikencang77smm panel termurahsmm panel terbaikreseller smm panelsmm panel indonesiaKENCANG77kencang77kencang77 daftarkencang77 loginSlot gacorslot danaslot gacorslot deposit danaslot dana 5000kencang77slot gacorDaily News Klungkung 35001Daily News Klungkung 35002Daily News Klungkung 35003Daily News Klungkung 35004Daily News Klungkung 35005Daily News Klungkung 35006Daily News Klungkung 35007Daily News Klungkung 35008Daily News Klungkung 35009Daily News Klungkung 35010Daily News Klungkung 35011Daily News Klungkung 35012Daily News Klungkung 35013Daily News Klungkung 35014Daily News Klungkung 35015Daily News Klungkung 35016Daily News Klungkung 35017Daily News Klungkung 35018Daily News Klungkung 35019Daily News Klungkung 35020Word Journal 65001Word Journal 65002Word Journal 65003Word Journal 65004Word Journal 65005Word Journal 65006Word Journal 65007Word Journal 65008Word Journal 65009Word Journal 65010Word Journal 65011Word Journal 65012Word Journal 65013Word Journal 65014Word Journal 65015Word Journal 65016Word Journal 65017Word Journal 65018Word Journal 65019Word Journal 65020International Journal 83041International Journal 83042International Journal 83043International Journal 83044International Journal 83045International Journal 83046International Journal 83047International Journal 83048International Journal 83049International Journal 83050International Journal 83051International Journal 83052International Journal 83053International Journal 83054International Journal 83055International Journal 83056International Journal 83057International Journal 83058International Journal 83059International Journal 83060Daily News Cilegon 2851Daily News Cilegon 2852Daily News Cilegon 2853Daily News Cilegon 2854Daily News Cilegon 2855Daily News Cilegon 2856Daily News Cilegon 2857Daily News Cilegon 2858Daily News Cilegon 2859Daily News Cilegon 2860Daily News Cilegon 2861Daily News Cilegon 2862Daily News Cilegon 2863Daily News Cilegon 2864Daily News Cilegon 2865Daily News Cilegon 2866Daily News Cilegon 2867Daily News Cilegon 2868Daily News Cilegon 2869Daily News Cilegon 2870Word Journal 56021Word Journal 56022Word Journal 56023Word Journal 56024Word Journal 56025Word Journal 56026Word Journal 56027Word Journal 56028Word Journal 56029Word Journal 56030Word Journal 56031Word Journal 56032Word Journal 56033Word Journal 56034Word Journal 56035Word Journal 56036Word Journal 56037Word Journal 56038Word Journal 56039Word Journal 56040Trade Science Inc 36001Trade Science Inc 36002Trade Science Inc 36003Trade Science Inc 36004Trade Science Inc 36005Trade Science Inc 36006Trade Science Inc 36007Trade Science Inc 36008Trade Science Inc 36009Trade Science Inc 36010Trade Science Inc 36011Trade Science Inc 36012Trade Science Inc 36013Trade Science Inc 36014Trade Science Inc 36015Trade Science Inc 36016Trade Science Inc 36017Trade Science Inc 36018Trade Science Inc 36019Trade Science Inc 36020Trade Science Inc 36021Trade Science Inc 36022Trade Science Inc 36023Trade Science Inc 36024Trade Science Inc 36025Trade Science Inc 36026Trade Science Inc 36027Trade Science Inc 36028Trade Science Inc 36029Trade Science Inc 36030

Blog

  • Imbauan Polda Metro Jaya usai Kebakaran Gedung Terra Drone yang Tewaskan 22 Orang

    Imbauan Polda Metro Jaya usai Kebakaran Gedung Terra Drone yang Tewaskan 22 Orang

    imbauan-polda-metro-jaya-usai-kebakaran-gedung-terra-drone-yang-tewaskan-22-orang
    Kondisi Gedung Terra Drone di Kemayoran, Jakarta Pusat pada Rabu (10/12/2025), setelah hangus terbakar pada Selasa (9/12/2025). (Sumber: ANTARA/Khaerul Izan)

    Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat (Penmas) Polda Metro Jaya AKBP Reonald Simanjuntak menyampaikan imbauan kepada masyarakat usai terjadinya kebakaran Gedung Terra Drone di Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025), yang menewaskan 22 orang.

    Imbauan itu disampaikan agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

    “Imbauan, kembali kami ingatkan kepada seluruh masyarakat agar tidak terulang lagi kejadian seperti ini, selalu meningkatkan waspada. Jangan sampai (terjadi lagi). Cek lagi segala sesuatu, perangkat yang ada di rumah kita, jangan sampai ada hubungan pendek,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (10/12/2025), dipantau dari Breaking News KompasTV.

    Reonald menyebut, ketika sedang istirahat bekerja atau saat kembali dari kantor, masyarakat diimbau memastikan seluruh perangkat elektronik sudah mati.

    Ia juga mengimbau masyarakat mengecek kembali kompor dan memastikan apinya sudah mati sebelum ditinggalkan.

    “Pastikan kondisi ruangan kerja atau rumah pada saat kita tinggal itu betul-betul safety dan aman sehingga tidak terjadi lagi korban-korban atau kejadian seperti ini,” tambahnya.

    Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menjelaskan, kejadian berawal sekitar pukul 12.30 WIB di lantai satu gedung tersebut.

    “Pada sekitar pukul 12.30 memang ada baterai di lantai 1, itu yang terbakar,” kata dia, Selasa.

    “Kemudian sempat dipadamkan oleh karyawan, kemudian ternyata baterai bakar ini menyebar karena di lantai satu ini adalah salah satu tempat gudangnya,” tambahnya.

    Saat itu, menurut keterangannya, sebagian karyawan sedang berada di luar kantor karena waktu istirahat makan siang. Namun, sebagian lainnya beristirahat di lantai atas kantor.

    “Kemudian karyawan yang pada saat itu sedang istirahat makan, sebagian berada keluar, sebagian lagi itu semuanya naik atau sedang istirahat di lantai 2, 3, sampai lantai 6,” jelasnya.

    Berdasarkan keterangan Susatyo sebelumnya, korban meninggal karena kebakaran ini mencapai 22 orang.

    “Jadi, terkait dengan peristiwa kebakaran di Terra Drone ini, saat ini sudah pukul 17.00 WIB, terakhir angka korban adalah 22 (jiwa), di mana 7 orang laki-laki dan 15 orang perempuan,” ujarnya di Kemayoran, Selasa sore.

    Pada Rabu, Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri Brigjen Prima Heru Yulihartono menyatakan ke-22 jenazah korban kebakaran telah berhasil diidentifikasi.

    “Jumlah korban yang dilaporkan oleh pihak keluarga 22 orang dan pada pukul 15.30 WIB tadi, kami sudah melaksanakan rekonsiliasi yang ketiga untuk menentukan identitas korban, dan 12 jenazah telah kembali berhasil kita identifikasi,” katanya dalam konferensi pers di Jakarta.

  • Polda Metro Jaya Turunkan Tim Psikolog untuk Dampingi Keluarga Korban Kebakaran Ruko Terra Drone

    Polda Metro Jaya Turunkan Tim Psikolog untuk Dampingi Keluarga Korban Kebakaran Ruko Terra Drone

    Keluarga kerabat korban menangis saat menunggu proses evakuasi jenazah korban kebakaran gedung di kawasan Cempaka Baru, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025). Sebanyak 22 korban yang merupakan karyawan di Gedung Terra Drone tersebut meninggal dunia akibat insiden kebakaran yang terdiri dari 15 orang perempuan dan 7 orang laki-laki, sementara korban selamat sebanyak 19 orang. Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 12.43 WIB dan berhasil dipadamkan oleh 29 unit mobil damkar dan 101 personel.

    Keluarga kerabat korban menangis saat menunggu proses evakuasi jenazah korban kebakaran gedung di kawasan Cempaka Baru, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025). Sebanyak 22 korban yang merupakan karyawan di Gedung Terra Drone tersebut meninggal dunia akibat insiden kebakaran yang terdiri dari 15 orang perempuan dan 7 orang laki-laki, sementara korban selamat sebanyak 19 orang. Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 12.43 WIB dan berhasil dipadamkan oleh 29 unit mobil damkar dan 101 personel.

    Tragedi kebakaran di Ruko Terra Drone, Jakarta Pusat pada Selasa (9/12/2025) yang menimbulkan 22 korban jiwa tidak hanya meninggalkan duka mendalam secara fisik, tetapi juga luka batin yang berat bagi keluarga korban. Menyadari hal ini, Polda Metro Jaya menerjunkan tim khusus untuk memberikan pendampingan psikologis.

    Melalui Bagian Psikologi Biro SDM, tim ini bertugas untuk memberikan trauma healing bagi keluarga yang kehilangan orang-orang terkasih dalam musibah tersebut. “Pendampingan dilakukan di RS Polri Kramat Jati sejak para keluarga mulai berdatangan untuk memastikan informasi terkait kondisi anggota keluarga yang menjadi korban,” kata Kepala Bagian Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya AKBP Ida Bagus Gede Adi Putra Yadnya dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (10/12/2025).

    Dia mengatakan sebanyak 10 personel yang terdiri atas psikolog dan konselor, yang bekerja sama dengan Psikolog RS Polri, dikerahkan untuk memberikan psychological first aid (PFA), dukungan emosional, serta penanganan awal psikologis bagi keluarga yang menunggu proses identifikasi oleh Tim DVI Polri. “Kehadiran tim ini diharapkan dapat membantu keluarga tetap kuat saat menghadapi proses yang memerlukan ketenangan dalam setiap tahapannya,” ujar Adi.

    Menurut dia, pendampingan itu dilakukan untuk membantu keluarga tetap stabil secara emosional dalam menghadapi proses yang sensitif dan penuh tekanan tersebut. “Komunikasi yang tepat dan pendampingan sejak awal sangat penting agar keluarga tidak larut dalam kecemasan,” kata dia.

    Dia pun memastikan keluarga korban mendapatkan ketenangan, pendampingan, serta dukungan psikologis yang diperlukan selama menunggu informasi resmi terkait insiden itu. Proses identifikasi korban yang masih berlangsung sampai dengan saat ini, kata dia, dapat memberikan tekanan psikologis yang besar, terutama bagi keluarga yang menunggu kabar mengenai orang terdekatnya.

    Oleh karena itu, pendekatan empatik, komunikasi terapeutik, serta pendampingan berbasis humanis menjadi metode utama kepolisian dalam memberikan dukungan psikologis. Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya dalam memberikan penanganan yang menyeluruh, mulai dari identifikasi, dukungan medis, hinggapemulihan mental bagi keluarga. Pendampingan psikologis terus dilakukan hingga seluruh proses dinyatakan selesai.

    Sementara itu, hingga Selasa (9/12/2025), RS Polri telah menerima 22 kantong jenazah dari lokasi kebakaran. Tim DVI kemudian melakukan pemeriksaan primer dan sekunder untuk mengidentifikasi korban. Pada hari yang sama, tim DVI juga telah memeriksa 11 kantong jenazah dengan melibatkan gabungan ahli dari Biddokkes Polri, Polda Metro Jaya, RSCM dan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI).

  • Polda Metro Jaya Turunkan Tim Psikolog untuk Dampingi Keluarga Korban Kebakaran Ruko Terra Drone

    Polda Metro Jaya Turunkan Tim Psikolog untuk Dampingi Keluarga Korban Kebakaran Ruko Terra Drone

    Keluarga kerabat korban menangis saat menunggu proses evakuasi jenazah korban kebakaran gedung di kawasan Cempaka Baru, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025). Sebanyak 22 korban yang merupakan karyawan di Gedung Terra Drone tersebut meninggal dunia akibat insiden kebakaran yang terdiri dari 15 orang perempuan dan 7 orang laki-laki, sementara korban selamat sebanyak 19 orang. Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 12.43 WIB dan berhasil dipadamkan oleh 29 unit mobil damkar dan 101 personel.

    Keluarga kerabat korban menangis saat menunggu proses evakuasi jenazah korban kebakaran gedung di kawasan Cempaka Baru, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025). Sebanyak 22 korban yang merupakan karyawan di Gedung Terra Drone tersebut meninggal dunia akibat insiden kebakaran yang terdiri dari 15 orang perempuan dan 7 orang laki-laki, sementara korban selamat sebanyak 19 orang. Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 12.43 WIB dan berhasil dipadamkan oleh 29 unit mobil damkar dan 101 personel.

    Tragedi kebakaran di Ruko Terra Drone, Jakarta Pusat pada Selasa (9/12/2025) yang menimbulkan 22 korban jiwa tidak hanya meninggalkan duka mendalam secara fisik, tetapi juga luka batin yang berat bagi keluarga korban. Menyadari hal ini, Polda Metro Jaya menerjunkan tim khusus untuk memberikan pendampingan psikologis.

    Melalui Bagian Psikologi Biro SDM, tim ini bertugas untuk memberikan trauma healing bagi keluarga yang kehilangan orang-orang terkasih dalam musibah tersebut. “Pendampingan dilakukan di RS Polri Kramat Jati sejak para keluarga mulai berdatangan untuk memastikan informasi terkait kondisi anggota keluarga yang menjadi korban,” kata Kepala Bagian Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya AKBP Ida Bagus Gede Adi Putra Yadnya dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (10/12/2025).

    Dia mengatakan sebanyak 10 personel yang terdiri atas psikolog dan konselor, yang bekerja sama dengan Psikolog RS Polri, dikerahkan untuk memberikan psychological first aid (PFA), dukungan emosional, serta penanganan awal psikologis bagi keluarga yang menunggu proses identifikasi oleh Tim DVI Polri. “Kehadiran tim ini diharapkan dapat membantu keluarga tetap kuat saat menghadapi proses yang memerlukan ketenangan dalam setiap tahapannya,” ujar Adi.

    Menurut dia, pendampingan itu dilakukan untuk membantu keluarga tetap stabil secara emosional dalam menghadapi proses yang sensitif dan penuh tekanan tersebut. “Komunikasi yang tepat dan pendampingan sejak awal sangat penting agar keluarga tidak larut dalam kecemasan,” kata dia.

    Dia pun memastikan keluarga korban mendapatkan ketenangan, pendampingan, serta dukungan psikologis yang diperlukan selama menunggu informasi resmi terkait insiden itu. Proses identifikasi korban yang masih berlangsung sampai dengan saat ini, kata dia, dapat memberikan tekanan psikologis yang besar, terutama bagi keluarga yang menunggu kabar mengenai orang terdekatnya.

    Oleh karena itu, pendekatan empatik, komunikasi terapeutik, serta pendampingan berbasis humanis menjadi metode utama kepolisian dalam memberikan dukungan psikologis. Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya dalam memberikan penanganan yang menyeluruh, mulai dari identifikasi, dukungan medis, hinggapemulihan mental bagi keluarga. Pendampingan psikologis terus dilakukan hingga seluruh proses dinyatakan selesai.

    Sementara itu, hingga Selasa (9/12/2025), RS Polri telah menerima 22 kantong jenazah dari lokasi kebakaran. Tim DVI kemudian melakukan pemeriksaan primer dan sekunder untuk mengidentifikasi korban. Pada hari yang sama, tim DVI juga telah memeriksa 11 kantong jenazah dengan melibatkan gabungan ahli dari Biddokkes Polri, Polda Metro Jaya, RSCM dan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI).

  • Polda Metro Jaya Turunkan Tim Psikolog untuk Dampingi Keluarga Korban Kebakaran Ruko Terra Drone

    Polda Metro Jaya Turunkan Tim Psikolog untuk Dampingi Keluarga Korban Kebakaran Ruko Terra Drone

    Keluarga kerabat korban menangis saat menunggu proses evakuasi jenazah korban kebakaran gedung di kawasan Cempaka Baru, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025). Sebanyak 22 korban yang merupakan karyawan di Gedung Terra Drone tersebut meninggal dunia akibat insiden kebakaran yang terdiri dari 15 orang perempuan dan 7 orang laki-laki, sementara korban selamat sebanyak 19 orang. Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 12.43 WIB dan berhasil dipadamkan oleh 29 unit mobil damkar dan 101 personel.

    Keluarga kerabat korban menangis saat menunggu proses evakuasi jenazah korban kebakaran gedung di kawasan Cempaka Baru, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025). Sebanyak 22 korban yang merupakan karyawan di Gedung Terra Drone tersebut meninggal dunia akibat insiden kebakaran yang terdiri dari 15 orang perempuan dan 7 orang laki-laki, sementara korban selamat sebanyak 19 orang. Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 12.43 WIB dan berhasil dipadamkan oleh 29 unit mobil damkar dan 101 personel.

    Tragedi kebakaran di Ruko Terra Drone, Jakarta Pusat pada Selasa (9/12/2025) yang menimbulkan 22 korban jiwa tidak hanya meninggalkan duka mendalam secara fisik, tetapi juga luka batin yang berat bagi keluarga korban. Menyadari hal ini, Polda Metro Jaya menerjunkan tim khusus untuk memberikan pendampingan psikologis.

    Melalui Bagian Psikologi Biro SDM, tim ini bertugas untuk memberikan trauma healing bagi keluarga yang kehilangan orang-orang terkasih dalam musibah tersebut. “Pendampingan dilakukan di RS Polri Kramat Jati sejak para keluarga mulai berdatangan untuk memastikan informasi terkait kondisi anggota keluarga yang menjadi korban,” kata Kepala Bagian Psikologi Biro SDM Polda Metro Jaya AKBP Ida Bagus Gede Adi Putra Yadnya dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (10/12/2025).

    Dia mengatakan sebanyak 10 personel yang terdiri atas psikolog dan konselor, yang bekerja sama dengan Psikolog RS Polri, dikerahkan untuk memberikan psychological first aid (PFA), dukungan emosional, serta penanganan awal psikologis bagi keluarga yang menunggu proses identifikasi oleh Tim DVI Polri. “Kehadiran tim ini diharapkan dapat membantu keluarga tetap kuat saat menghadapi proses yang memerlukan ketenangan dalam setiap tahapannya,” ujar Adi.

    Menurut dia, pendampingan itu dilakukan untuk membantu keluarga tetap stabil secara emosional dalam menghadapi proses yang sensitif dan penuh tekanan tersebut. “Komunikasi yang tepat dan pendampingan sejak awal sangat penting agar keluarga tidak larut dalam kecemasan,” kata dia.

    Dia pun memastikan keluarga korban mendapatkan ketenangan, pendampingan, serta dukungan psikologis yang diperlukan selama menunggu informasi resmi terkait insiden itu. Proses identifikasi korban yang masih berlangsung sampai dengan saat ini, kata dia, dapat memberikan tekanan psikologis yang besar, terutama bagi keluarga yang menunggu kabar mengenai orang terdekatnya.

    Oleh karena itu, pendekatan empatik, komunikasi terapeutik, serta pendampingan berbasis humanis menjadi metode utama kepolisian dalam memberikan dukungan psikologis. Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya dalam memberikan penanganan yang menyeluruh, mulai dari identifikasi, dukungan medis, hinggapemulihan mental bagi keluarga. Pendampingan psikologis terus dilakukan hingga seluruh proses dinyatakan selesai.

    Sementara itu, hingga Selasa (9/12/2025), RS Polri telah menerima 22 kantong jenazah dari lokasi kebakaran. Tim DVI kemudian melakukan pemeriksaan primer dan sekunder untuk mengidentifikasi korban. Pada hari yang sama, tim DVI juga telah memeriksa 11 kantong jenazah dengan melibatkan gabungan ahli dari Biddokkes Polri, Polda Metro Jaya, RSCM dan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI).

  • Amankan Aksi Unjuk Rasa, Polda Metro Jaya Terjunkan 6.403 Personel Gabungan

    Amankan Aksi Unjuk Rasa, Polda Metro Jaya Terjunkan 6.403 Personel Gabungan

    Amankan Aksi Unjuk Rasa, Polda Metro Jaya Terjunkan 6.403 Personel Gabungan

     

    Amankan Aksi Unjuk Rasa, Polda Metro Jaya Terjunkan 6.403 Personel Gabungan
    .(Dok Humas Polri)

    Polda Metro Jaya mengerahkan total 6.403 personel gabungan untuk mengamankan dan melayani rangkaian kegiatan unjuk rasa yang berlangsung di sejumlah titik Ibu Kota pada Rabu (10/12). Personel gabungan ini berasal dari Polda Metro Jaya, Polres jajaran, Mabes Polri, serta unsur TNI.

    Temukan lebih banyak

     

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, menegaskan bahwa pengamanan difokuskan pada tindakan pre-emtif dan preventif dengan mengedepankan pendekatan humanis. Ia juga menginstruksikan seluruh personel agar tidak membawa maupun menggunakan senjata api.

    “Seluruh personel kami arahkan untuk mengutamakan pendekatan humanis, persuasif, dan profesional. Kami ingin memastikan ruang berekspresi publik tetap terjaga, namun tetap mengedepankan aspek keamanan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Budi Hermanto.

    Diperkirakan sekitar 2.500 peserta aksi mengikuti kegiatan yang tersebar di beberapa lokasi utama, antara lain Kompleks DPR/MPR RI, Kawasan Monas, Balai Kota DKI, Gedung ATR/BPN, dan Kedutaan Besar RRT

    Dalam rangka mengantisipasi kepadatan lalu lintas, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya juga menempatkan personel di titik rawan. Petugas disiagakan untuk melakukan pengaturan lalu lintas, rekayasa arus (bila diperlukan), serta memberikan informasi kondisi jalan kepada masyarakat.

    Budi mengimbau masyarakat yang tidak berkepentingan agar menghindari kawasan konsentrasi massa untuk mengurangi potensi kemacetan.

    “Kami mengimbau masyarakat yang melintas di sekitar kawasan aksi untuk menyesuaikan rute perjalanan. Petugas telah disiagakan untuk memberikan bantuan dan informasi arus lalu lintas secara situasional,” jelasnya.

    Polda Metro Jaya juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan darurat 110 apabila membutuhkan bantuan atau melihat potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

  • Amankan Aksi Unjuk Rasa, Polda Metro Jaya Terjunkan 6.403 Personel Gabungan

    Amankan Aksi Unjuk Rasa, Polda Metro Jaya Terjunkan 6.403 Personel Gabungan

    Amankan Aksi Unjuk Rasa, Polda Metro Jaya Terjunkan 6.403 Personel Gabungan

     

    Amankan Aksi Unjuk Rasa, Polda Metro Jaya Terjunkan 6.403 Personel Gabungan
    .(Dok Humas Polri)

    Polda Metro Jaya mengerahkan total 6.403 personel gabungan untuk mengamankan dan melayani rangkaian kegiatan unjuk rasa yang berlangsung di sejumlah titik Ibu Kota pada Rabu (10/12). Personel gabungan ini berasal dari Polda Metro Jaya, Polres jajaran, Mabes Polri, serta unsur TNI.

    Temukan lebih banyak

     

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, menegaskan bahwa pengamanan difokuskan pada tindakan pre-emtif dan preventif dengan mengedepankan pendekatan humanis. Ia juga menginstruksikan seluruh personel agar tidak membawa maupun menggunakan senjata api.

    “Seluruh personel kami arahkan untuk mengutamakan pendekatan humanis, persuasif, dan profesional. Kami ingin memastikan ruang berekspresi publik tetap terjaga, namun tetap mengedepankan aspek keamanan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Budi Hermanto.

    Diperkirakan sekitar 2.500 peserta aksi mengikuti kegiatan yang tersebar di beberapa lokasi utama, antara lain Kompleks DPR/MPR RI, Kawasan Monas, Balai Kota DKI, Gedung ATR/BPN, dan Kedutaan Besar RRT

    Dalam rangka mengantisipasi kepadatan lalu lintas, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya juga menempatkan personel di titik rawan. Petugas disiagakan untuk melakukan pengaturan lalu lintas, rekayasa arus (bila diperlukan), serta memberikan informasi kondisi jalan kepada masyarakat.

    Budi mengimbau masyarakat yang tidak berkepentingan agar menghindari kawasan konsentrasi massa untuk mengurangi potensi kemacetan.

    “Kami mengimbau masyarakat yang melintas di sekitar kawasan aksi untuk menyesuaikan rute perjalanan. Petugas telah disiagakan untuk memberikan bantuan dan informasi arus lalu lintas secara situasional,” jelasnya.

    Polda Metro Jaya juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan darurat 110 apabila membutuhkan bantuan atau melihat potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

  • Amankan Aksi Unjuk Rasa, Polda Metro Jaya Terjunkan 6.403 Personel Gabungan

    Amankan Aksi Unjuk Rasa, Polda Metro Jaya Terjunkan 6.403 Personel Gabungan

    Amankan Aksi Unjuk Rasa, Polda Metro Jaya Terjunkan 6.403 Personel Gabungan

     

    Amankan Aksi Unjuk Rasa, Polda Metro Jaya Terjunkan 6.403 Personel Gabungan
    .(Dok Humas Polri)

    Polda Metro Jaya mengerahkan total 6.403 personel gabungan untuk mengamankan dan melayani rangkaian kegiatan unjuk rasa yang berlangsung di sejumlah titik Ibu Kota pada Rabu (10/12). Personel gabungan ini berasal dari Polda Metro Jaya, Polres jajaran, Mabes Polri, serta unsur TNI.

    Temukan lebih banyak

     

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, menegaskan bahwa pengamanan difokuskan pada tindakan pre-emtif dan preventif dengan mengedepankan pendekatan humanis. Ia juga menginstruksikan seluruh personel agar tidak membawa maupun menggunakan senjata api.

    “Seluruh personel kami arahkan untuk mengutamakan pendekatan humanis, persuasif, dan profesional. Kami ingin memastikan ruang berekspresi publik tetap terjaga, namun tetap mengedepankan aspek keamanan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Budi Hermanto.

    Diperkirakan sekitar 2.500 peserta aksi mengikuti kegiatan yang tersebar di beberapa lokasi utama, antara lain Kompleks DPR/MPR RI, Kawasan Monas, Balai Kota DKI, Gedung ATR/BPN, dan Kedutaan Besar RRT

    Dalam rangka mengantisipasi kepadatan lalu lintas, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya juga menempatkan personel di titik rawan. Petugas disiagakan untuk melakukan pengaturan lalu lintas, rekayasa arus (bila diperlukan), serta memberikan informasi kondisi jalan kepada masyarakat.

    Budi mengimbau masyarakat yang tidak berkepentingan agar menghindari kawasan konsentrasi massa untuk mengurangi potensi kemacetan.

    “Kami mengimbau masyarakat yang melintas di sekitar kawasan aksi untuk menyesuaikan rute perjalanan. Petugas telah disiagakan untuk memberikan bantuan dan informasi arus lalu lintas secara situasional,” jelasnya.

    Polda Metro Jaya juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan darurat 110 apabila membutuhkan bantuan atau melihat potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

  • Polda Metro Jaya Ucapkan Terima Kasih atas Pelaksanaan Aksi Damai di Silang Monas Selatan

    Polda Metro Jaya Ucapkan Terima Kasih atas Pelaksanaan Aksi Damai di Silang Monas Selatan

    Jakarta – Polda Metro Jaya menyampaikan apresiasi kepada massa aksi Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK) yang menggelar unjuk rasa secara tertib dan damai di kawasan Silang Monas Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (10/12/2025). Aksi yang berlangsung sejak siang tersebut terpantau berlangsung lancar, tanpa adanya gangguan menonjol.

    Untuk memberikan pelayanan pengamanan, Polda Metro Jaya mengerahkan sekitar 200 personel Polri, dengan Kapolsek Metro Gambir Kompol Rezeki R. Respati sebagai pengendali lapangan. Sepanjang kegiatan, situasi tetap aman dan kondusif, sementara arus penyampaian pendapat di muka umum dapat berjalan sesuai ketentuan.

    Sebagai bentuk kepedulian, personel Polri juga membagikan snack roti dan air mineral kemasan kepada peserta aksi. Pendekatan humanis ini menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi positif dan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung nyaman bagi masyarakat.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta aksi yang telah menjaga ketertiban selama menyampaikan aspirasi. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara peserta aksi dan Polri menjadi faktor penting terciptanya suasana aman dan damai.

    Selain itu, Polda Metro Jaya juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang aktivitas maupun perjalanannya sempat terdampak. Penyesuaian lalu lintas yang dilakukan di sekitar lokasi aksi bertujuan memastikan penyampaian pendapat dapat berlangsung dengan aman dan tertib.

  • Polda Metro Jaya Ucapkan Terima Kasih atas Pelaksanaan Aksi Damai di Silang Monas Selatan

    Polda Metro Jaya Ucapkan Terima Kasih atas Pelaksanaan Aksi Damai di Silang Monas Selatan

    Polda Metro Jaya Ucapkan Terima Kasih atas Pelaksanaan Aksi Damai di Silang Monas Selatan

    Jakarta – Polda Metro Jaya menyampaikan apresiasi kepada massa aksi Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK) yang menggelar unjuk rasa secara tertib dan damai di kawasan Silang Monas Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (10/12/2025). Aksi yang berlangsung sejak siang tersebut terpantau berlangsung lancar, tanpa adanya gangguan menonjol.

    Untuk memberikan pelayanan pengamanan, Polda Metro Jaya mengerahkan sekitar 200 personel Polri, dengan Kapolsek Metro Gambir Kompol Rezeki R. Respati sebagai pengendali lapangan. Sepanjang kegiatan, situasi tetap aman dan kondusif, sementara arus penyampaian pendapat di muka umum dapat berjalan sesuai ketentuan.

    Sebagai bentuk kepedulian, personel Polri juga membagikan snack roti dan air mineral kemasan kepada peserta aksi. Pendekatan humanis ini menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi positif dan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung nyaman bagi masyarakat.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta aksi yang telah menjaga ketertiban selama menyampaikan aspirasi. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara peserta aksi dan Polri menjadi faktor penting terciptanya suasana aman dan damai.

    Selain itu, Polda Metro Jaya juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang aktivitas maupun perjalanannya sempat terdampak. Penyesuaian lalu lintas yang dilakukan di sekitar lokasi aksi bertujuan memastikan penyampaian pendapat dapat berlangsung dengan aman dan tertib.

  • Polda Metro Jaya Ucapkan Terima Kasih atas Pelaksanaan Aksi Damai di Silang Monas Selatan

    Polda Metro Jaya Ucapkan Terima Kasih atas Pelaksanaan Aksi Damai di Silang Monas Selatan

    Polda Metro Jaya Ucapkan Terima Kasih atas Pelaksanaan Aksi Damai di Silang Monas Selatan

    Jakarta – Polda Metro Jaya menyampaikan apresiasi kepada massa aksi Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK) yang menggelar unjuk rasa secara tertib dan damai di kawasan Silang Monas Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (10/12/2025). Aksi yang berlangsung sejak siang tersebut terpantau berlangsung lancar, tanpa adanya gangguan menonjol.

    Untuk memberikan pelayanan pengamanan, Polda Metro Jaya mengerahkan sekitar 200 personel Polri, dengan Kapolsek Metro Gambir Kompol Rezeki R. Respati sebagai pengendali lapangan. Sepanjang kegiatan, situasi tetap aman dan kondusif, sementara arus penyampaian pendapat di muka umum dapat berjalan sesuai ketentuan.

    Sebagai bentuk kepedulian, personel Polri juga membagikan snack roti dan air mineral kemasan kepada peserta aksi. Pendekatan humanis ini menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi positif dan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung nyaman bagi masyarakat.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta aksi yang telah menjaga ketertiban selama menyampaikan aspirasi. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara peserta aksi dan Polri menjadi faktor penting terciptanya suasana aman dan damai.

    Selain itu, Polda Metro Jaya juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang aktivitas maupun perjalanannya sempat terdampak. Penyesuaian lalu lintas yang dilakukan di sekitar lokasi aksi bertujuan memastikan penyampaian pendapat dapat berlangsung dengan aman dan tertib.